Seminar Guru Tentang Islam Nusantara

Islamnusantara.com, JOMBANG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur akan menggelar seminar Islam Nusantara bersama para guru yang tergabung di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) tingkat MAN Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 16 Mei 2015 di Aula MAN Tambakberas, Jombang dengan tema “Peran Media dalam Transformasi Paradigma Islam Nusantara”.

Sementara untuk narasumber pada kegiatan ini, pihak panitia menghadirkan dari beberapa orang yang berkompten di bidang sejarah Islam, dan juga yang terlibat di beberapa media.

Islamnusantara“Ada tiga narasumber dalam acara itu. Pertama Jadul Maula salah satu tim perumus tema Islam Nusantara dalam acara muktamar ke-33 NU di Jombang, kedua Zahrul Azhar presenter Safar Islam dan pengamat komunitas Islam di berbagai negara dan yang terahir adalah Hakim Jaily direktur TV9, kolumnis, pengamat dan pegiat media,” tuturnya.

Nidaus Sa’adah, ketua pelaksana seminar itu mengatakan bahwa acara ini didasarkan atas kesadaran memelihara sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Karena, menurutnya, kini telah berkembang paham Islam garis keras yang cendrung memakai media paksaan dan kekerasan sebagai jalan dakwahnya.

“Fakta akulturasi yang sudah diterapkan sejak wali songo menunjukkan bahwa internalisasi Islam tidak perlu dilakukan dengan kekerasan, penindasan atau bentuk radikalisme lainnya, sebagaimana fakta-fakta kekerasan yang mengatasnamakan agama di beberapa negara,” katanya, Selasa (12/5).

Salah satu guru di MAN Tambakberas, Jombang itu menambahkan, gerakan radikalisme itu sudah serius memperluas ajarannya. Mereka sudah memasuki berbagai media sosial dan elektronik, seperti televisi, facebook, dan situs-situs di internet.

“Ragam multimedia misalnya televisi dan sejenisnya, facebook, twitter maupun situs-situs yang memanfaatkan jaringan internet menjadi ruang terbuka tanpa sensor yang bisa dipakai orang dengan mudah mengampanyekan ideologi kekerasan,” tambahnya.

Di samping itu, diharapkan para guru di MGMP SKI tersebut lebih berhati-hati dan kritis dalam merumuskan materi-materi SKI, sehingga semua materi yang akan dibukukan dan diajarkan pada siswanya bersih dari ajaran-ajaran yang berbau radikal atau garis keras itu. “Dengan kegiatan seminar Islam Nusantara ini, menjadikan para guru lebih kritis dalam memilah dan memilih materi ajar SKI,” tandas Ninid, sapaan akrabnya.

Acara yang akan dimulai pukul 08.00 WIB itu akan dibuka oleh H Barozi, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jombang dan dihadiri oleh guru-guru SKI dan PAI se-Kabupaten Jombang dan juga beberapa kota di Jawa Timur serta eksponen Islam lain. (ISNA)

Sumber : Nu online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: