Sering Meresahkan Masyarakat, PCNU Cirebon Tolak Kedatangan Bachtiar Nasir

Minggu, 15 Oktober 2017
ISLAMNUSANTARA.COM, Cirebon – Acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 50 tingakat Kota Cirebon di alun-alun Keraton Kacirebonan pada Kamis 19 Oktober 2017 mendatang, rencananya akan menghadirkan Bachtiar Nasir untuk memberikan tausiyah. Karena dinilai meresahkan masyarakat, PCNU Cirebon menolak Bahtiar Nasir sebagai pengisi tausiyah acara tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, dan setelah melakukan cross check di lapangan, diinformasikan adanya kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang tausiyahnya akan diisi oleh Bachtiar Nasir. Setelah mendapat masukan di berbagai pihak, bahwa tausiyahnya tidak menyejukkan, bahkan cenderung melukai perasaan sebagian warga Indonesia, menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, kami menolak keras kehadiran Bahtiar Nasir sebagai pengisi tausiyah,” demikian surat PCNU Cirebon yang ditujukan Kapolres Cirebon dengan nomor 303/B/PCNU-CRB/X/2017 tertanggal 13 oktober 2017.

Sikap penolakan PCNU Cirebon tersebut bukan berarti tanpa alasan. Justru jika Bachtiar Nasir tetap diizinkan hadir bisa memicu gerakan massa penolakan yang membuat situasi tidak kondusif.

“Jika Bachtiar Nasir tetap diizinkan hadir dan menyampaikan tausiyah di acara MTQ, maka dikhawatirkan akan terjadi gerakan massa penolakan yang membuat situasi daerah tidak kondusif,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, PCNU Cirebon meminta kepada Polres Cirebon Kota agar tidak memberikan izin terhadap rencana kehadiran Bachtiar Nasir. PCNU Cirebon juga menyarankan alangkah baiknya bila Polres Cirebon Kota memberikan masukan agar panitia mengganti penceramah dengan ulama yang menyejukkan.

Surat penolakan tersebut ditandatangani oleh Rais Syuriah KH W Arwani Amin, Katib Syuriah KH Abdul Hadi, Ketua Tanfidziyah H Aziz Hakim dan Sektretaris Ujang Syaichu A. (ISNU)

Sumber: Dutaislam

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: