Sucikan Hati dan Jiwa dengan Taubat dan Ikhlas

Kamis, 19 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Boyolali – Rais Syuriah MWCNU Banyudono, KH Asikin mengatakan bahwa Manusia diperintahkan oleh Allah SWT untuk bersuci. Yang juga dikenal dengan istilah thaharah, juga disayaratkan sebagai salah satu syarat ibadah shalat. Bersuci tak hanya cukup lahirnya saja, batin pun mesti kita sucikan.

“Ada dua macam bersuci. Yang pertama yakni menyucikan jiwa kita. Kedua membersihkan badan kita dari kotoran dan najis,” terang Kiai Asikin pada pertemuan rutin yang diadakan di Masjid An-Nur Puluhan Bendan Banyudono Boyolali, Selasa (17/1) malam.

Dipaparkan Kiai Asikin, cara membersihkan jiwa yang kotor yakni dengan bertaubat. “Istighfar dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan maksiat tersebut,” tutur dia.

Adapun hati yang kotor, lanjut dia, disebabkan karena melakukan berbagai akhlak jelek, seperti sirik, sombong, iri, dengki dan lain sebagainya. “Hal-hal tersebut bisa membuat kotor hati. Cara menghilangkannya bagaimana? dengan ikhlas, yakni tidak sakit hati ketika direndahkan, dan tidak besar hati ketika dipuji,” kata dia.

Sedangkan kotoran yang menempel pada badan, yang bersifat lahir, dapat dibersihkan dengan cara wudhu, mandi wajib dan sebagainya.  [ISNU]

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: