Taliban Tolak Konferensi Perdamaian Para Ulama, MUI Santai

Senin, 12 Maret 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Taliban menolak penyelengaraan konferensi perdamaian para ulama yang akan digelar di Jakarta. Indonesia telah menyatakan siap menjadi tuan rumah konferensi tersebut.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menanggapi santai terkait Taliban yang menyuarakan penolakan. Menurutnya, penolakan tersebut sekadar pernyataan untuk kepentingan media.

“Kita perlu mendalami sikap tersebut karena belum merupakan sikap resmi,” ujar Muhyiddin, Ahad (11/3).

Sebelumnya pada Sabtu (10/3) juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan konflik Afghanistan bukan hanya sebuah masalah yang rumit tapi juga masalah utama seluruh umat Islam. Menurutnya, gerakan militan ini telah mengembangkan sistem yang tepat di Afghanistan, namun Amerika Serikat telah menghancurkannya.

“Dengan memberikan legitimasi kepada pemerintahan di Kabul dan dengan upaya propagandanya, AS ingin menipu negara-negara Muslim. Pertemuan para ulama di Indonesia atau beberapa negara Islam lainnya merupakan langkah yang menyesatkan,” ujar Mujahid dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan laman Pajhwok.

Taliban mendesak negara-negara Islam tidak mendukung konferensi ulama ini dan juga menghindari berpartisipasi di dalamnya. Bulan lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan konferensi ini akan dihadiri sejumlah ulama dari tiga negara, yaitu Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan. (ISNU)

Sumber: Republika

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: