Tidak Ada yang Meragukan Kesetiaan Kebangsaan Kiai

Selasa, 17 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Kudus – Tidak ada yang meragukan Kometmen Kiai bersama santri sejak sebelum Indonesia merdeka terhadap bangsa dan negaranya. Semangat hubbul wathan minal iman (cinta tanah air adalah sebagian dari iman) juga dicetuskan oleh seorang kiai.

KH Ahmad Badawi Basyir mengatakan dalam diskusi Kebangsaan-Kebinekaan Membangun Idealisme Mahasiswa Sebagai Pilar Penyangga Jatidiri Bangsa yang diadakan BEM Universitas Muria Kudus (UMK) di auditorium UMK, Sabtu (14/01) lalu. Bahwa tidak ada kyai yang pensiun.

“Sehingga tidak ada kiai yang pensiun,” kata beliau.

“Kiai” bermakna baik sehingga kalau sudah disebut kiai harus menjadi tambah semakin baik. Tidak hanya baik saja tetapi, lanjut pengasuh Pesantren Darul Falah Kudus itu, juga harus menjadi panutan.

Kiai Badawi menegaskan, dulu aparat keamanan (TNI, red) tidak bisa berjalan jika tidak diperintahkan oleh kiai. Kiai muda itu menegaskan jika para kiainya sudah baik, aparat juga akan berlaku baik.

Dalam kegiatan hasil kerja sama BEM UMK dan Menwa 923 Condo Wingit itu dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Selain, Kiai Badawi hadir pula Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Joni Supriyanto. Dalam uraiannya bela negara tidak harus mengangkat senjata dan bukan juga militerisme. “Menjadi mahasiswa yang baik dan cerdas juga bagian dari bela negara,” katanya.

Joni menegaskan pemuda yang mempunyai idealisme adalah mahasiswa. Mahasiswa harus mempunyai jatidiri dan juga membanggakan orang tua.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Firli menekankan pemuda harus mempunyai semangat love (cinta), care (peduli) dan share (berbagi). Sementara Wakil Rektor IV UMK Subarkah mengatakan, produk hukum Indonesia berasas Bineka Tunggal Ika. Keadilan yang ada di Indonesia juga dimaksudkan untuk kemakmuran bersama. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: