Waketum PBNU Jelaskan Cara Lawan Radikalisme

Minggu, 29 Oktober 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Maksum Mahfoedz berpesan agar IPPNU menjadi garda terdepan melawan radikalisme.

“Kita prihatin atas radikalisasi yang ada saat ini, harus kita cegah agar tidak tersebar di kalangan pemuda bangsa,” katanya saat pembukaan Konbes IPPNU di Asrama Haji Yogyakarta, Jumat (27/10).

Pria yang juga Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta itu mengungkapkan untuk mencegah radikalisme, IPPNU harus memulainya dengan toleransi antarsesama.

”Dengan cara yang inklusif merangkul seluruh kalangan baik lintas agama, budaya, dan status sosial,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama, H Lukman Hakim Saifuddin membuka Konbes  yang dihelat selama tiga hari, yakni 27-29 Oktober 2017.

Menag Pesan 3 Ha Ini Saat Buka Konbes IPPNU

Ketua Umum IPPNU Puti Hasni mengatakan Konbes merupakan momentum untuk mempertemukan kader dari seluruh Indonesia dengan mewakilkan wilayah masing-masing dan akan semakin meneguhkan ikatan keorganisasian. Pencegahan radikalisme menjadi fokus tema Konbes.

“Radikalisme adalah tantangan utama di negeri ini, tantangan serius umat Islam di Indonesia. IPPNU harus menyiapkan solusi problematika ini dengan cara mengawal pelajar dan perempuan Indonesia bisa bersaing di tingkat global dengan nilai ke-NU-an, dengan cara menjaga tradisi Ulama serta hubbul wathan minal iman,” jelas Puti.

Selain itu IPPNU akan memperjuangkan agar pelajar bisa bersaing di tingkat global dalam konsep NU yang sudah diajarkan.

“Caranya dengan menjadikan warisan masa lalu yang baik dan menggunakan hal baru yang lebih baik,” tandasnya. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: