Wakil Amirul Hajj: Jangan Pernah Merasa Paling Benar, Pintar dan Kaya

Kamis, 24 Agustus 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Makkah – Jamaah haji Indonesia diajak untuk tidak melakukan perbuatan rafatsa, fusuq, dan jidal sebagaimana diajarkan oleh Al Quran surah Al Baqarah ayat 197.

Ajakan tersebut  disampaikan oleh Naib (wakil) Amirul Hajj KH. Musthofa Aqil atau yang akrab disapa Kang Muh saat memberikan taushiyah kepada jemaah haji Indonesia di Hotel Dar Ummul Qura Sektor I wilayah Mahbas Jin, Makkah.

Menurutnya, ada tiga cara untuk menghindari rafats, fusuq, dan jidal. “Jangan merasa paling benar, jangan merasa paling pinter, dan jangan merasa kaya,” katanya di Makkah Rabu, (23/08).

Kyai Musthofa Aqil berkisah bahwa Nabi Adam kembali diterima doanya, setelah merasa salah. Doa Nabi Adam, “Ya Tuhan, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami, dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk hamba yang merugi.”

Setelah itu, Nabi Adam kembali dipertemukan dengan Siti Hawa di Jabal Rahmah. “Jadi jangan merasa paling benar,” tuturnya.

Kyai Musthofa juga berpesan agar jemaah tidak merasa paling pinter. Menurutnya, amal ibadah itu ada macam-macam, karenanya jemaah jangan merasa paling pinter.

“Ada yang makai ushalli, ada yang tidak. Ada yang pake qunut, ada yang tidak. Semuanya punya kyai, punya mazhab, semuanya punya Kitab. Lebih baik kita diam, daripada ngomong dari mana itu (sementara kita tidak tahu)?,”  katanya.

“Pesan ini penting dibawa ke Indonesia. Sillahkan beda pendapat, tapi jangan berantem,” tambahnya.

Pesan ketiga adalah jangan merasa kaya. “Kata Allah, sayalah yang kaya, maka mintalah. Jangan menunjukkan kaya kepada Allah. Jangan pakai perhiasan. Maka akan lebih enak, mintanya,” ujarnya.

Mengakhiri taushiyahnya, Kyai Musthofa berpesan, agar jemaah banyak membaca Al Quran ketika berada di Makkah, memperbanyak membaca shalawat ketika di Madinah. Dan memperbanyak membaca istighfar ketika berada di padang Arafah. “Semoga menjadi haji yang mabrur,” harapnya. (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: