Wakil Rais PWNU Lampung: Belajarlah Hidup Bahagia

Selasa, 02 Mei 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Pringsewu – Wakil Rais PWNU Lampung KH Khairuddin Tahmid mengatakan bahwa keberkahan hidup merupakan hal yang lebih penting dari Kesuksesan hidup. Menurutnya, Banyak orang yang sukses, berhasil dengan harta melimpah serta menjadi orang besar namun hidupnya tidak tenang dan tidak dapat menikmati apa yang dimiliki.

“Belajarlah hidup bahagia dengan menikmati apa yang kita miliki,” ujar Kiai Khairuddin saat mengawali materi tentang kiat hidup sukses dan barakah pada Ngaji Ahad (Jihad) Pagi di Aula Gedung NU Pringsewu, Ahad (30/4).

Dosen UIN Raden Intan Lampung ini menambahkan bahwa menerima dan menikmati apa yang dimiliki serta mensyukuri apa yang Allah SWT berikan kepada kita berapapun jumlahnya, merupakan sebuah pintu yang akan menghantarkan kita berbahagia lahir dan batin.

Kiai yang juga Ketum MUI Lampung ini menambahkan bahwa manusia harus dapat memanfaatkan dan memaksimalkan hidup dengan selalu berbuat hal baik. “Umur kita sangat pendek. Jangan diperpendek dengan mengisinya dengan kesusahan dan ketakutan,” ajaknya.

Kesusahan dan ketakutan  lanjutnya muncul  dikarenakan adanya pikiran negatif yang selalu bersemayam dan membayangi dalam fikiran kita. Sehingga positive thinking (berpikir positif) merupakan resep untuk menghilangkan kesusahan dan ketakutan tersebut.

Selain itu lanjutnya, faktor yang dapat menjadikan kehidupan kita berkualitas dan mampu menghantarkan kita kepada kesuksesan dan keberkahan hidup adalah dengan memiliki saudara, teman dan orang disekitar yang selalu siap membantu dalam kesusahan dan kebahagiaan.

“Teman sejati adalah orang yang selalu datang saat kita menghadapi kesulitan. Kalau orang datang saat kita mendapat kebahagiaan, banyak. Tapi kita bisa lihat berapa yang datang saat kita tertimpa kesusahan,” katanya mengutip kata bijak yang dalam Bahasa Inggrisnya Friend inneed is friend indeed.

Hadir pada Ngaji Ahad tersebut Ketua MUI Kabupaten Pringsewu H Hambali, Mustasyar PCNU H Sujadi Saddad, Ketua PCNU H Taufiqurrohim serta beberapa pengurus MWCNU, Banom dan Lembaga NU di Kabupaten Pringsewu. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: