Wujudkan Kurikulum Islam Moderat Sejak SD Hingga PT, Indonesia Kerjasama dengan Al-Azhar

Sabtu, 28 April 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Kairo – Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan, Indonesia perlu membangun kurikulum Islam yang moderat sejak SD hingga Perguruan Tinggi. Pesan itu ia tegaskan saat bertemu Grand Sheikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmad Mohamed Tayeb, di Kairo, Kamis (26/4/2018).

Menurut Menko PMK, pengembangan kurikulum Islam moderat di Indonesia adalah suatu hal yang mendesak dilakukan, mengingat ancaman radikalisme agama sudah menginfiltrasi kurikulum pendidikan di Indonesia. Dalam hal ini Al Azhar siap memberi kontribusi tenaga pengajar untuk menyebarkan paham moderat di kalangan pelajar dan mahasiswa Islam di Indonesia.

“Kita perlu mengembangkan kurikulum Islam yang moderat di Indonesia, yang dimulai sejak SD hingga Perguruan Tinggi. Al Azhar bisa berperan aktif dalam pengembangan kurikulum tersebut,” ujar Menko PMK.

Yang Mulia Grand Sheikh Al Azhar menegaskan, memantau perkembangan akademik mahasiswa sangat penting, mengingat banyak mahasiswa asal Indonesia yang menimba ilmu di salah satu universitas tertua di dunia tersebut.

“Hal ini penting untuk memantau mahasiswa agar tidak terpengaruh kelompok-kelompok yang tidak jelas. Mengingat ada sekitar 607 mahasiswi Al-Azhar yang tinggal di asrama luar Al Azhar,” Ujar Grand Sheikh.

Grand Sheikh menambahkan Al Azhar siap untuk mengirim para tenaga pengajarnya sebagai bentuk dukungan atas pengembangan Islam moderat di Indonesia. Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan keluarga Bung Karno.

“Insya Allah, Al Azhar siap mengirim dosen ikut mengajar di UII agar cepat berkembang. Sangat senang bertemu dengan keluarga Bung Karno,” ujar Grand Sheikh.

Grand Sheikh juga menyatakan sudah lama mengenal Bung Karno semenjak ia masih menimba ilmu di bangku sekolah menengah. Ia mengaku mengagumi sosok Bung Karno sebagai inisiator KTT Asia di Bandung. Karena itu Grand Sheikh merasa senang bisa bertemu dengan salah satu cucu pemimpin besar Indonesia tersebut.

“Saya sangat mengenal Bung Karno sejak sekolah di SMA dan saya senang sekali hari ini bisa ketemu dengan cucu Bung Karno. Kita tahu bahwa Sukarno sebagai inisiator KTT Asia Afrika di Bandung,” ungkap Grand Syeikh.(ISNU)

Sumber: Islamramah

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: